TVRINews, Manokwari
Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani berharap pelaksanaan Job Fair Papua Barat 2026 dapat menjadi jembatan bagi pencari kerja sekaligus membantu menyerap tenaga kerja di daerah.
Job Fair Papua Barat 2026 yang digagas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Papua Barat berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Manokwari. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 September 2026.
Kepala Disnakertrans Papua Barat, Edward Towansiba, mengatakan job fair menjadi wadah pertemuan langsung antara pencari kerja dengan perusahaan maupun instansi yang membutuhkan tenaga kerja.
Menurut Edward
"Pertemuan langsung tersebut diharapkan dapat mempertemukan pencari kerja dengan peluang pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan instansi terkait," ujar Edward, dikutip Kamis, 17 September 2026.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani menegaskan persoalan ketenagakerjaan tidak boleh hanya dipandang sebagai persoalan ketersediaan lowongan pekerjaan.
"Job Fair Papua Barat 2026 harus menjadi sarana untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan masyarakat pencari kerja," kata Lakotani.
Kemudian, Lakotani juga meminta setiap lowongan yang ditawarkan dalam job fair benar-benar merupakan kebutuhan tenaga kerja yang tersedia dan dapat diakses secara transparan oleh para pencari kerja.
Dengan adanya job fair tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat pencari kerja dapat memperoleh informasi dan akses yang lebih terbuka terhadap peluang kerja di Papua Barat.










