TVRINews, Manokwari
Keluarga besar Yanto Idorway kembali meminta kejelasan atas kasus hilangnya presenter TVRI Papua Barat tersebut yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Kabupaten Pegunungan Arfak.
Genap satu bulan sejak Yanto Idorway dilaporkan hilang di kawasan air terjun Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, pada 18 Juli 2026, keluarga korban menggelar aksi penyampaian aspirasi di Manokwari, Rabu, 19 Agustus 2026.

Dalam aksi tersebut, keluarga meminta Kapolda Papua Barat menindaklanjuti penyelidikan kasus hilangnya Yanto Idorway hingga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Aksi dimulai dari rumah keluarga korban di Sowi 4, kemudian massa bergerak menuju Markas Kepolisian Daerah Papua Barat di Maripi, Manokwari.
Keluarga korban juga meminta agar penanganan kasus tidak lagi dilakukan oleh Polres Pegunungan Arfak, melainkan segera dilimpahkan kepada Polda Papua Barat.
Selain itu, keluarga meminta seluruh proses hukum yang sedang dilakukan kepolisian dapat dilaksanakan secara terbuka, jujur, dan transparan, termasuk memberikan informasi perkembangan penanganan perkara kepada pihak keluarga.
Aksi penyampaian aspirasi berlangsung cukup kondusif. Namun, sempat terjadi perdebatan antara pihak keluarga korban dan kepolisian terkait tuntutan serta penanganan kasus tersebut.
Aksi kemudian diakhiri dengan pembacaan tuntutan keluarga kepada Kapolda Papua Barat agar kasus yang menimpa Yanto Idorway dapat segera diselesaikan secara transparan dan memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga korban.










