TVRINews, Merauke
Direktur Keamanan dan Intelijen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Brigjen Pol Tatan Dirsan Atmaja, bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Hendrik, turun langsung memimpin dan memantau pembersihan pascakebakaran di Lapas Kelas IIB Merauke.
Kebakaran tersebut terjadi saat kerusuhan di lapas itu pada Jumat, 9 Oktober lalu. Pembersihan kini dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan kondisi lapas.

"Kegiatan pembersihan merupakan bagian dari upaya pemulihan kondisi lapas sekaligus pembinaan terhadap warga binaan. Seluruh warga binaan yang berada di dalam lapas dilibatkan dan telah dibagi tugas sesuai pekerjaan yang perlu diselesaikan," kata Tatan dikutip Senin, 12 Oktober 2026.
Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, mengatakan lebih dari 500 warga binaan bersama petugas lapas dan tim dari pusat bergotong royong membersihkan puing-puing kebakaran kantor lapas yang terjadi saat kerusuhan.
Pembersihan dilakukan di sejumlah area lapas. Kegiatan itu meliputi mengeluarkan sampah dan puing-puing bekas kebakaran, memperbaiki pagar pembatas, serta membenahi gerbang depan dan belakang yang roboh akibat insiden tersebut.
Selain membersihkan lapas, jajaran lapas juga akan menggelar makan bersama antara pegawai, tim Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan warga binaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membangun kebersamaan setelah kejadian kerusuhan.
Terkait bangunan yang terdampak kebakaran, Tatan menyampaikan akan segera dilakukan penghitungan kebutuhan perbaikan dengan melibatkan konsultan. Langkah ini diperlukan untuk memastikan perbaikan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.
Di sisi lain, pihak lapas mengimbau empat warga binaan yang hingga Sabtu belum kembali pascakerusuhan agar segera kembali ke Lapas Kelas IIB Merauke dan menyerahkan diri.










