TVRINews, Sorong
Speedboat milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak yang sebelumnya dikabarkan tenggelam akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Sorong di perairan Kampung Siri-Siri, Distrik Inanwatan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya.
Sebanyak 10 penumpang bersama satu jenazah yang berada di dalam speedboat tersebut berhasil dievakuasi oleh Tim SAR untuk dibawa menuju Kabupaten Fakfak. Proses evakuasi sempat terkendala kabut asap yang mengganggu jarak pandang serta kondisi gelombang laut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong, Hidayat, mengatakan seluruh penumpang bersama satu jenazah berhasil dievakuasi dari Kampung Siri-Siri, Distrik Inanwatan, menuju Kokas, Kabupaten Fakfak.
Hidayat juga membenarkan bahwa speedboat milik Pemkab Fakfak tersebut mengangkut satu jenazah dari Sorong.
“Iya, speedboat berangkat pada hari Minggu dengan mengangkut jenazah dari Sorong menuju Kabupaten Fakfak. Kapal tersebut kemudian dilaporkan tenggelam sekitar pukul 05.45 WIT,” ujar Hidayat di ruang kerjanya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Hidayat menyampaikan bahwa seluruh penumpang, termasuk jenazah, telah diberangkatkan menggunakan Rescue Boat 221 milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong menuju Kokas. Perjalanan tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam.
Sebelumnya, speedboat milik Pemkab Fakfak dilaporkan membawa 10 penumpang dan satu jenazah pegawai DPRK Fakfak ketika mengalami kebocoran di tengah perjalanan.
“Speedboat mengalami kebocoran di perjalanan sehingga kapten memutuskan untuk menepi dan mencari perlindungan ke darat. Polres Sorong Selatan baru memperoleh informasi mengenai insiden tersebut pada Senin pagi,” bebernya.










