TVRINews, Timika
Satuan Tugas Komando Operasi (Satgas Koops) TNI Habema bersama Tim Taipur Yonif 315 Garuda terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat lalu tersebut, seorang anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas setelah terjadi kontak senjata dengan personel gabungan TNI.
Penindakan dilakukan setelah personel memperoleh informasi intelijen mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang disebut berkaitan dengan OPM Kodap VIII Intan Jaya.
Kontak tembak terjadi saat personel gabungan melakukan penyisiran di kawasan Kampung Balamai Atas. Selain satu anggota kelompok bersenjata yang ditemukan tewas, satu orang lainnya dilaporkan terjatuh ke dalam jurang ketika kontak tembak berlangsung.
Jasad korban yang tewas ditemukan personel TNI di sekitar lokasi kejadian. Sementara pencarian terhadap satu orang yang dilaporkan jatuh ke jurang masih dilakukan tim di lapangan.
Sejumlah Senjata Diamankan
Dari lokasi kontak tembak, personel TNI juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu pucuk senjata api jenis SS2-V1, satu senjata laras panjang yang dilengkapi alat bidik Trijicon, 50 butir amunisi, alat komunikasi, serta sejumlah perlengkapan lapangan lainnya.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan proses lebih lanjut.
Pihak Satgas Koops Habema menyatakan operasi dilakukan secara terukur dan profesional dengan memperhatikan kondisi keamanan masyarakat di sekitar lokasi.
“Operasi dilaksanakan secara terukur dan profesional dengan tujuan menciptakan ruang aman bagi masyarakat di wilayah Intan Jaya,” demikian keterangan Satgas Koops Habema.
Anggota Kelompok Bersenjata Diimbau Menyerahkan Diri
Selain melakukan penindakan, aparat juga kembali mengimbau anggota kelompok bersenjata yang masih berada di kawasan hutan untuk meninggalkan senjata dan kembali ke tengah masyarakat.
Satgas menyebut pendekatan keamanan di Intan Jaya dilakukan melalui kombinasi penindakan terhadap kelompok bersenjata dan langkah persuasif untuk mendorong anggota kelompok tersebut menyerahkan diri secara damai.
“Kami mengimbau anggota kelompok bersenjata yang masih berada di kawasan hutan untuk meletakkan senjata dan kembali membaur bersama masyarakat,” ujar pihak Satgas dalam keterangannya.
Situasi Intan Jaya Dipantau
Pasca-kontak tembak, aparat menyatakan situasi di tengah masyarakat Intan Jaya tetap berjalan kondusif. Warga diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap memperhatikan perkembangan keamanan di wilayah masing-masing.
Satgas Koops Habema juga masih melakukan pencarian terhadap satu orang yang dilaporkan terjatuh ke jurang dalam insiden tersebut.
Wilayah Distrik Hitadipa dan sekitarnya selama ini menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian aparat keamanan karena adanya aktivitas kelompok bersenjata.
Kehadiran personel gabungan di kawasan tersebut terus dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat serta mendukung aktivitas pemerintahan dan pembangunan di Papua Tengah.










