TVRINews, Keerom
Program Papua Terang hadir di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Kehadiran program penerangan ini diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat, terutama pendidikan, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah perbatasan.
Peresmian yang berlangsung di Lapangan Voli Distrik Waris tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sekitar 200 warga hadir mengikuti rangkaian kegiatan. Sejumlah perangkat kampung, kepala suku, serta tokoh agama setempat turut menghadiri acara tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kaka Jose Ohei memberikan motivasi kepada masyarakat. Ia berharap kehadiran penerangan tidak hanya memberikan cahaya bagi lingkungan sekitar, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan pendidikan dan pengetahuan masyarakat.
Menurutnya, manfaat program penerangan diharapkan dapat dirasakan lebih luas, khususnya oleh generasi muda. Dengan adanya penerangan pada malam hari, anak-anak diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar dan mengakses informasi.
"Penerangan ini diharapkan bukan hanya menerangi lingkungan, tetapi juga menerangi masa depan anak-anak melalui pendidikan dan pengetahuan," ujarnya, dikutip Jumat, 25 September 2026.
Program Papua Terang juga mendapat dukungan dari personel Satuan Tugas (Satgas) TNI yang bertugas di wilayah perbatasan. Di tengah masyarakat Distrik Waris, personel Satgas tersebut dikenal dengan sebutan Bapak Maleo, yang mencerminkan kedekatan antara aparat dan warga setempat.
Dukungan tersebut menunjukkan adanya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah perbatasan. Peran aparat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga turut mendukung peningkatan kesejahteraan dan penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat.
Bagi warga, kehadiran Program Papua Terang memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat di Kampung Banda, Distrik Waris. Keterbatasan penerangan selama ini menjadi salah satu kendala dalam menjalankan aktivitas pada malam hari, termasuk kegiatan belajar anak-anak serta aktivitas sosial dan ekonomi.
Dengan hadirnya penerangan, warga berharap berbagai kegiatan dapat berlangsung lebih optimal. Penerangan juga diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
Rangkaian peresmian kemudian dilanjutkan dengan pertandingan voli persahabatan antarwarga. Selain menjadi hiburan, pertandingan tersebut menjadi ajang kebersamaan dan mempererat hubungan sosial masyarakat Distrik Waris.
Program Papua Terang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang penerangan, tetapi juga pendidikan, sosial, dan ekonomi.
Kehadiran program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar, termasuk listrik dan penerangan.










